Digelar Hari Ini di Senayan & Gambir
Digelar Hari Ini di Senayan & Gambir

Waspada Macet! Demo Buruh dan Ojol Digelar Hari Ini di Senayan & Gambir

Bagikan

Warga Jakarta diimbau berhati-hati hari ini karena demo buruh dan pengemudi ojek online (ojol) digelar di Senayan dan Gambir.

Digelar Hari Ini di Senayan & Gambir

Aksi unjuk rasa ini diprediksi menimbulkan kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman, Thamrin, dan sekitarnya. Polisi dan Dinas Perhubungan telah menyiapkan pengalihan arus, barikade, dan jalur alternatif. Masyarakat disarankan menggunakan transportasi publik, memantau informasi terkini, dan menyiapkan waktu tempuh lebih lama untuk menghindari kepadatan di wilayah.

Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Hilang Harapan.

Demo Buruh dan Ojol Dipastikan Digelar Hari Ini

Hari ini, sejumlah massa buruh dan pengemudi ojek online (ojol) menggelar aksi unjuk rasa di beberapa titik strategis di Jakarta, termasuk kawasan Senayan dan Gambir. Polisi dan pemerintah daerah telah mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi kemacetan di jalur tersebut.

Pihak buruh menyatakan tuntutan mereka terkait upah minimum, jaminan sosial, dan regulasi ketenagakerjaan. Sementara pengemudi ojol menyoroti tarif, insentif, dan perlindungan kerja yang dirasa belum optimal. Kedua kelompok menekankan aksi ini dilakukan secara damai namun tegas.

Dinas Perhubungan dan Kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas, termasuk pengalihan arus dan pembatasan kendaraan di sekitar lokasi demo. Masyarakat dihimbau untuk menggunakan jalur alternatif atau transportasi publik untuk menghindari kepadatan.

Titik-Titik Rawan Macet

Kawasan Senayan diprediksi menjadi salah satu titik terparah kemacetan. Jalan Jenderal Sudirman dan sekitarnya kemungkinan mengalami kepadatan tinggi, terutama pada jam sibuk pagi hingga siang.

Begitu pula di kawasan Gambir, akses menuju stasiun kereta dan Monas diperkirakan padat. Aksi buruh dan ojol yang menuntut perhatian publik diperkirakan akan menutup sebagian ruas jalan utama.

Pihak kepolisian menyiapkan barikade dan pengalihan arus untuk meminimalkan gangguan. Namun, pengendara diimbau tetap sabar, mengikuti petunjuk petugas, dan mempersiapkan waktu tempuh lebih lama.

Baca Juga: Sudah Lima Hari di Pengungsian, Warga Pati Butuh Bantuan Makanan

Tuntutan Buruh dan Ojol

Para buruh menegaskan tuntutan mereka terkait kenaikan upah minimum provinsi (UMP) dan peningkatan kesejahteraan pekerja. Mereka juga meminta perlindungan hukum yang lebih jelas terhadap hak-hak buruh di sektor formal maupun informal.

Sementara itu, pengemudi ojol menyoroti tarif yang dianggap belum layak, insentif yang kurang, serta perlindungan dari risiko kecelakaan kerja. Mereka menuntut regulasi yang lebih adil untuk mendukung pekerjaan mereka sebagai mata pencaharian utama.

Koordinator aksi menekankan bahwa demo ini digelar secara damai. Mereka mengajak peserta untuk tetap tertib, menjaga kebersihan, dan tidak mengganggu fasilitas umum. Pemerintah daerah pun diminta membuka ruang dialog agar tuntutan dapat ditindaklanjuti dengan baik.

Tips Menghindari Kemacetan

Bagi pengendara yang harus melintas, Dinas Perhubungan menyarankan untuk menggunakan jalur alternatif, seperti Jalan Gatot Subroto, Jalan Thamrin, dan kawasan sekitar Matraman bagi yang menuju Gambir.

Transportasi publik juga menjadi opsi terbaik. MRT, TransJakarta, dan commuter line diperkirakan akan menjadi jalur favorit untuk menghindari kemacetan. Petugas juga akan menambah armada dan memonitor arus penumpang di stasiun dan halte strategis.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mempersiapkan waktu tempuh lebih panjang. Selain itu, warga disarankan memantau informasi terkini melalui media sosial resmi kepolisian dan Dinas Perhubungan agar dapat menyesuaikan rute dan jadwal perjalanan.

Jangan lewatkan update berita seputaran Hilang Harapan serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Utama dari megapolitan.kompas.com
  2. Gambar Kedua dari megapolitan.kompas.com