Pemkot Blacklist Kontraktor Nakal
Pemkot Blacklist Kontraktor Nakal

Warga Mengeluh! Proyek Pompa Air Molor, Pemkot Blacklist Kontraktor Nakal

Bagikan

Warga Surabaya terdampak kekurangan air bersih akibat proyek pompa air yang molor pemkot Surabaya mengambil langkah tegas.

Pemkot Blacklist Kontraktor Nakal

Keterlambatan ini memicu keluhan warga yang harus mencari pasokan air alternatif. Pemerintah segera menurunkan tim tambahan dan kontraktor baru untuk mempercepat penyelesaian proyek, memastikan pasokan air bersih kembali normal, sekaligus memberikan efek jera bagi kontraktor lain agar lebih disiplin.

Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Hilang Harapan.

Proyek Pompa Air Terlambat, Pemkot Surabaya Blacklist Kontraktor

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi memasukkan dua kontraktor ke daftar blacklist akibat keterlambatan proyek pompa air yang berdampak pada distribusi air bersih di beberapa wilayah. Proyek ini seharusnya selesai pada akhir Januari 2026, namun hingga saat ini progress pekerjaan masih jauh dari target.

Wali Kota Surabaya menegaskan bahwa keterlambatan proyek ini sangat merugikan masyarakat, terutama warga yang mengandalkan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. “Kami tidak akan menoleransi kontraktor yang lalai dan mengganggu pelayanan publik,” ujar Wali Kota saat konferensi pers, Senin (2/2/2026).

Langkah blacklist ini menjadi peringatan tegas agar kontraktor lain lebih disiplin dalam memenuhi tenggat waktu proyek pemerintah. Pemkot menegaskan komitmennya untuk mengawasi seluruh proyek infrastruktur agar kualitas dan waktu pengerjaan sesuai perjanjian.

Jejak Proyek Pompa Air Yang Molor

Proyek pompa air yang dikerjakan oleh kedua kontraktor ini dimulai pada pertengahan 2025 dengan target penyelesaian enam bulan. Namun, sejumlah kendala, termasuk manajemen proyek yang buruk dan kekurangan tenaga kerja, menyebabkan pekerjaan tersendat.

Warga yang terdampak mengeluhkan pasokan air yang tidak lancar, terutama di kawasan Surabaya Timur. Beberapa warga bahkan harus membeli air bersih dari pihak swasta karena pompa belum berfungsi optimal. Keluhan ini masuk langsung ke Pemkot, memicu evaluasi proyek secara mendesak.

Tim pengawas proyek Pemkot Surabaya melakukan audit dan menemukan bahwa keterlambatan ini tidak sepenuhnya karena faktor eksternal, melainkan ada kelalaian manajemen dan kurangnya koordinasi antar tim kontraktor. Temuan ini menjadi dasar keputusan blacklist kedua kontraktor.

Baca Juga: Banjir Melanda Sejumlah Daerah Di Jateng, Ratusan Warga Mengungsi

Sanksi dan Dampak Blacklist Kontraktor

Sanksi dan Dampak Blacklist Kontraktor

Dengan dimasukkannya kedua kontraktor ke blacklist, Pemkot Surabaya menyatakan mereka tidak akan diikutsertakan dalam proyek pemerintah berikutnya selama periode tertentu. Langkah ini sekaligus menjadi efek jera agar kontraktor lain lebih disiplin.

Selain blacklist, Pemkot juga menegaskan akan melakukan evaluasi keuangan terhadap kedua kontraktor. Jika ditemukan kerugian negara atau klaim biaya yang tidak sesuai, langkah hukum akan ditempuh sesuai aturan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Dampak dari sanksi ini diharapkan menimbulkan efek positif bagi proyek infrastruktur lain. Kontraktor di Surabaya kini diingatkan untuk selalu memprioritaskan kepentingan publik dan menyelesaikan proyek tepat waktu agar pelayanan kepada warga tidak terganggu.

Pemkot Surabaya Tangani Proyek Pompa Air

Untuk menutupi keterlambatan, Pemkot Surabaya segera menunjuk tim tambahan dan konsultan independen untuk mempercepat pengerjaan pompa air. Targetnya, seluruh instalasi dan pengoperasian pompa air harus selesai dalam tiga minggu ke depan.

Pemkot juga menggandeng kontraktor baru yang memiliki rekam jejak baik untuk membantu menyelesaikan pekerjaan teknis yang tertunda. Langkah ini dilakukan agar pasokan air bersih bisa kembali normal dan kebutuhan warga tidak terganggu lebih lama.

Selain itu, Pemkot berencana melakukan monitoring ketat dengan laporan harian kepada Wali Kota. Pendekatan ini dinilai efektif untuk memastikan proyek selesai sesuai jadwal dan kualitas pekerjaan tetap terjaga, sekaligus mencegah terulangnya keterlambatan di proyek pemerintah lainnya.

Jangan lewatkan update berita seputaran Hilang Harapan serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Utama dari surabaya.kompas.com
  2. Gambar Kedua dari timesindonesia.co.id