Kabupaten Bandung dilanda hujan lebat dan angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang serta puluhan rumah warga mengalami kerusakan.
Cuaca ekstrem tersebut berlangsung selama beberapa jam dan memicu gangguan di berbagai kecamatan, termasuk terganggunya akses jalan serta aktivitas warga akibat banyaknya pohon yang tumbang. BPBD Kabupaten Bandung bersama aparat setempat segera melakukan penanganan di lokasi kejadian, termasuk membersihkan material pohon tumbang dan membantu warga terdampak agar situasi kembali normal. Simak selengkapnya hanya di Hilang Harapan.
Angin Kencang Terjang Kabupaten Bandung
Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Bandung pada Jumat (10/4/2026) sore. Cuaca ekstrem tersebut berlangsung cukup lama, yakni sejak sekitar pukul 14.00 WIB hingga 18.30 WIB, dan menyebabkan gangguan di sejumlah titik wilayah. Kondisi ini juga memicu berbagai kerusakan di permukiman warga serta fasilitas umum.
Berdasarkan laporan awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, cuaca ekstrem tersebut berdampak pada beberapa kecamatan. Angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan deras menyebabkan pohon tumbang di sejumlah lokasi. Selain itu, beberapa rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon maupun terdampak terpaan angin.
Kondisi ini membuat aparat setempat bersama BPBD segera melakukan penanganan di lapangan. Petugas dikerahkan untuk membersihkan material pohon tumbang dan membantu warga yang terdampak. Hingga malam hari, proses pendataan dan penanganan masih terus dilakukan untuk memastikan kondisi kembali aman.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Pohon Tumbang Dan Rumah Rusak
BPBD Kabupaten Bandung mencatat peristiwa pohon tumbang terjadi di sedikitnya empat kecamatan, yakni Bojongsoang, Arjasari, Cangkuang, dan Banjaran. Setiap wilayah melaporkan dampak yang berbeda-beda, mulai dari pohon tumbang di jalan hingga kerusakan rumah warga. Situasi ini menunjukkan bahwa cuaca ekstrem berdampak cukup luas di wilayah Kabupaten Bandung.
Di Kecamatan Bojongsoang, tepatnya di Desa Bojong Sari RW 21 dan RW 12, satu pohon tumbang menimpa kawasan permukiman warga. Akibat kejadian tersebut, tujuh rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.55 WIB dan langsung ditangani oleh tim BPBD setempat.
Sementara itu, di Kecamatan Arjasari, sedikitnya tiga pohon tumbang terjadi di tiga desa berbeda, yaitu Desa Baros, Desa Lebak Wangi, dan Desa Mangunjaya. Selain itu, angin kencang juga menyebabkan atap rumah di Desa Mekarjaya beterbangan dan rusak. Kondisi serupa juga terjadi di wilayah lain yang terdampak hujan deras dan angin kencang.
Baca Juga: Banjir Melanda Bengkulu Usai Hujan Lebat Tiga Wilayah Terdampak
Kerusakan Atap Rumah Di Beberapa Titik
Di Kecamatan Cangkuang, tepatnya di Kampung Babakan Balong, Desa Tarajusari, satu pohon tumbang dilaporkan akibat terpaan angin kencang. Selain itu, di kompleks Nuansa Ciherang, satu unit rumah mengalami kerusakan pada bagian atap yang roboh akibat kuatnya hembusan angin. Kejadian ini menambah daftar dampak cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Bandung.
Tidak hanya pohon tumbang, cuaca ekstrem juga menyebabkan gangguan lain seperti banjir lokal di beberapa titik. Di Kecamatan Banjaran, tepatnya di Desa Ciapus, sempat terjadi genangan air akibat hujan dengan intensitas tinggi. Kondisi ini memperburuk situasi karena akses warga sempat terganggu di beberapa lokasi.
Selain itu, di Kampung Cihamerang, Desa Banjaran Wetan, tercatat dua pohon tumbang akibat angin kencang. BPBD juga melaporkan adanya kejadian tambahan di sekitar kawasan industri, di mana pohon tumbang sempat mengganggu aktivitas warga dan kendaraan. Penanganan cepat dilakukan untuk menghindari gangguan yang lebih luas.
Ratusan Warga Terdampak, BPBD Lakukan Penanganan
Dampak cuaca ekstrem juga dirasakan di Kecamatan Pameungpeuk, khususnya di Desa Bojongkunci. Di wilayah ini, sekitar 20 atap rumah dilaporkan rusak dan terbawa angin kencang. Kerusakan tersebut menyebabkan sejumlah warga harus mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.
Petugas BPBD Kabupaten Bandung masih terus melakukan penanganan di lapangan hingga laporan ini disusun. Mereka membersihkan material pohon tumbang, membantu warga memperbaiki kerusakan ringan, serta melakukan pendataan terhadap seluruh dampak bencana. Upaya ini dilakukan agar kondisi dapat segera pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal.
Sementara itu, pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. Hujan lebat disertai angin kencang diperkirakan masih berpotensi melanda sejumlah wilayah di Jawa Barat. Warga diminta berhati-hati, terutama saat berada di dekat pohon besar atau bangunan yang rentan terdampak angin kencang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari papua60detik.id
- Gambar Kedua dari papua60detik.id