Bencana Banjir Bandang Di Dompu NTB: Tembok Rumah Runtuh, Warga Kehilangan Tempat Tinggal
Bencana Banjir Bandang Di Dompu NTB: Tembok Rumah Runtuh, Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Bencana Banjir Bandang Di Dompu NTB: Tembok Rumah Runtuh, Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Bagikan

Banjir bandang melanda Dompu NTB, tembok rumah runtuh, puluhan warga terpaksa mengungsi dan kehilangan tempat tinggal sementara.

Bencana Banjir Bandang Di Dompu NTB: Tembok Rumah Runtuh, Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Tiga kecamatan di Dompu, Nusa Tenggara Barat, dilanda banjir bandang yang menghancurkan rumah-rumah warga. Tembok beberapa rumah jebol, memaksa penduduk meninggalkan tempat tinggal mereka.

Evakuasi dilakukan secara darurat untuk memastikan keselamatan warga, sementara tim penanggulangan bencana terus memantau lokasi dan menyiapkan bantuan darurat bagi masyarakat terdampak. Temukan informasi menarik dan berita menarik terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Hilang Harapan.

Banjir Bandang Terjang Tiga Kecamatan Di Dompu NTB

Banjir bandang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 18.00 Wita. Curah hujan tinggi sejak sore hari menyebabkan sejumlah aliran sungai meluap ke permukiman warga dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter.

Akibatnya, ratusan rumah warga terendam dan sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan. Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dompu, Wan Muhtajun, menyebutkan dampak terparah terjadi di Kecamatan Huu, Kilo, dan Pajo.

Di Kecamatan Huu, 114 rumah terendam, sementara 200 rumah di Kecamatan Kilo dan satu pondok pesantren di Kecamatan Pajo ikut terdampak. Banjir juga menyebabkan kerusakan pada area kuburan, termasuk terseretnya jenazah yang baru dikubur 25 hari sebelumnya.

Rumah Warga Jebol Dan Evakuasi Darurat

Selain merendam permukiman, banjir bandang membuat lima rumah warga roboh. Rinciannya, dua rumah di Desa Rasabou dan tiga rumah di Desa Cempi Jaya, Kecamatan Huu, mengalami kerusakan parah.

Akibatnya, sebagian kepala keluarga terpaksa mengungsi ke rumah tetangga, sementara sebagian lainnya kembali ke rumah masing-masing setelah kondisi mulai aman. Warga yang tembok rumahnya jebol mengungsi ke tetangga.

Sebagian lagi sudah kembali ke rumah masing-masing, kata Wan Muhtajun. Evakuasi dan penanganan darurat ini melibatkan petugas BPBD, TNI, dan Polri untuk memastikan keselamatan warga sekaligus mengamankan lingkungan dari potensi bahaya lanjutan.

Baca Juga: Prabowo Bahas Sekolah Rakyat Dan Keamanan Masyarakat Saat Retret

Dampak Pada Fasilitas Umum Dan Lahan Pertanian

Dampak Pada Fasilitas Umum Dan Lahan Pertanian 700

Banjir bandang juga merusak fasilitas umum, termasuk bangunan pondok pesantren, dan membuat tembok kuburan roboh. Selain itu, beberapa areal pertanian ikut terdampak, meskipun luasannya masih dalam proses pendataan.

BPBD Dompu tengah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian setempat untuk memastikan luas lahan terdampak dapat diidentifikasi dan mendapatkan penanganan. Selain dampak fisik, banjir ini menimbulkan keresahan bagi warga yang kehilangan akses ke fasilitas pendidikan, tempat ibadah, dan lahan pertanian mereka.

Penanganan cepat menjadi prioritas untuk memulihkan kehidupan sehari-hari warga terdampak.

Upaya Pemulihan Dan Penanganan Pasca-Banjir

Siang ini, air yang merendam permukiman telah surut. Petugas gabungan bersama warga kini sibuk membersihkan endapan lumpur, memperbaiki fasilitas yang rusak, dan menyiapkan rumah warga agar bisa kembali dihuni.

Upaya pemulihan juga mencakup penguburan kembali jenazah yang terseret banjir serta rehabilitasi fasilitas umum yang terdampak. BPBD Dompu menekankan pentingnya kewaspadaan warga terhadap potensi banjir susulan, terutama jika curah hujan kembali tinggi.

Penanganan secara bertahap dan koordinasi dengan berbagai pihak menjadi kunci agar kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi secara optimal. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana alam di wilayah rawan banjir.

Jangan lewatkan berita seputaran Hilang Harapan serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari detik.com